Pengertian Novel Beserta Ciri Ciri, Struktur, Dan Unsur Unsurnya
Pengertian Novel – Hallo sahabatnesia, siapa nih yang tau pengertian dari novel ? Mungkin dari kita sudah pernah membaca novel tapi masih belum paham akan maksudnya.
Biar kau enggak salah paham, kau baca saja artikel ini hingga selesai. Karena dalam artikel ini kita akan membahas perihal pengertian atau definisi novel, ciri-ciri novel, struktur novel, unsur intrinsik dan ekstrinsik novel beserta contohnya.
Harapannya sih, sehabis kau baca artikel ini kau sanggup paham. Yah paling enggak nyantol mengenai pengertiannya lah hehe 🙂
Berikut ini klarifikasi lebih lengkapnya :
Daftar Isi Artikel
Pengertian Novel
Novel merupakan suatu bentu karya sastra yang berbentuk prosa yang mempunyai unsur intrinsik dan ekstrinsik. Kata novel berasa dari bahasa Italia yaitu “novella” yang berarti sebuah kisah atau cerita.
Penulis yang menulis sebuah novel disebut sebagai novelis. Isi novel lebih panjang dan lebih kompleks dari isi cerpen, serta tidak mempunyai batasan struktural adan sajak.
Sebuah novel biasanya menceritakan atau menggambarkan perihal kehidupan insan yang berinteraksi dengan lingkungan dan juga sesamanya.
Di dalam sebuah novel, biasanya pengarang berusaha semaksimal munngkin untuk menunjukkan isyarat kepada pembaca untuk mengetahui pesan tersembunyi mirip citra realita kehidupan melalui sebuah dongeng yang terkandung di dalam novel tersebut.
Pengertian Novel Menurut Para Ahli
Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai pengertian novel berdasarkan para hebat :
Pengertian Novel Menurut Drs. Jakob Sumardjo
Novel merupakan suatu bentuk sastra yang sangat terkenal di dunia, Bentuk sastra yang satu ini paling banyak beredar dan dicetak lantaran daya komunitasnya yang sangat luas di dalam masyarakat.
Pengertian Novel Menurut Drs, Rostamaji, M.Pd
Novel merupakan sebuah karya sastra yang mempunyai dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik yang mana keduanya saling berkaitan dengan lantaran saling besar lengan berkuasa dalam sebuah karya sastra.
Pengertian Novel Menurut Paulus Tukam, S.Pd
Novel merupakan karya sastra yang berbentuk prosa dan mempunyai unsur-unsur intrinsik di dalamnya
Pengertian Novel Menurut Dr. Nurhadi
Novel merupakan suatu bentuk karya sastra yang di dalamnya terdapat nilai-nilai budaya, sosial, pendidikan, dan moral.
Ciri Ciri Novel
Berikut ini yaitu ciri-ciri pada novel :
Ciri – Ciri Umum dalam Novel :
- Novel mempunyai jumlah kata lebih dari 35.000 kata.
- Novel terdiri dari setidaknya 100 halaman.
- Durasi utnuk membaca novel setidaknya 2 jam atau 120 menit.
- Ceritanya lebih dari satu impresi, efek, dan emosi.
- Alur dongeng dalam novel cukup kompleks.
- Seleksi dongeng dalam novel lebih luas.
- Cerita dalam novel lebih panjang, akan tetapi banyak kalimat yang di ulang-ulang.
- Novel ditulis dengan narasi kemudian di dukung dengan deskripsi untuk menggambarkan situasi dan kondisi yang ada di dalamnya.
Ciri – Ciri Novel Angkatan 20 dan 30-an
- Mempunyai tema duduk kasus etika dan kawin paksa.
- Umumnya berisi kritikan terhadap etika tempo dulu.
- Tokoh yang diceritakan dari muda hingga meninggal dunia.
- Memiliki bahasa yang kaku dan statis.
- Bahasanya yang santun.
- Memiliki konflik disebabkan oleh perselisihan dalam menentukan nilai kehidupan.
- Menggunakan kata-kata yang berlebihan.
Ciri – Ciri Novel Remaja
- Kebanyakan bertemakan perihal pertemanan atau persahabatan serta percintaan.
- Bahasa yang dipakai yaitu bahasa sehari-hari yang dipakai oleh remaja.
- Ciri-ciri yang selanjutnya yaitu sama dengan novel umum.
Baca juga artikel : 99 Hadiah Anniversary untuk Pacar Tercinta, Dijamin Unik !
Struktur Novel
Berikut yaitu klarifikasi mengenai struktur novel :
- Abstrak, merupakan pecahan ringkasan isi dongeng yang biasanya sanggup ditemukan pada pecahan awal dongeng dalam novel.
- Orientasi, merupakan pecahan klarifikasi mengenai latar waktu dan suasana. Seperti terjadinya cerita, terkadang juga berupa pembahasan penokohan atau perwatakan.
- Komplikasi, merupakan urutan kejadian yang dihubungkan oleh lantaran akibat, dimana setiap kejadian terjadi lantaran adanya lantaran dan mengakibatkan munculnya kejadian yang lainnya.
- Evaluasi, merupakan pecahan dimana konflik yang terjadi pada tahap komplikasi terarah menuju suatu titik tertentu.
- Resolusi, merupakan pecahan dalam novel yang memunculkan solusi atas konflik yang sedang terjadi.
- Koda, merupakan pecahan simpulan atau epilog dongeng dalam novel.
Jenis Jenis Novel
Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai jenis-jenis novel :
Jenis Jenis Novel Berdasarkan Nyata atau Tidaknya Kejadian :
- Novel Fiksi, merupakan novel yang tidak aktual atau tidak terjadi dalam kehidupan nyata.
- Novel Non Fiksi, merupakan novel yang pernah terjadi dalam kehidupan nyata.
Jenis Jenis Novel Berdasarkan Genre Ceritanya :
- Novel Romantis, merupakan novel yang menceritakan kisah atau dongeng perihal kasih sayang atau cinta.
- Novel Horror, merupakan novel yang menceritakan kisah atau dongeng perihal hal yang sangat menyeramkan dan menakutkan.
- Novel Komedi, merupakan novel yang menceritakan kisah atau dongeng perihal hal yang lucu.
- Novel Inspiratif, merupakan sebuah novel yang menceritakan kisah atau dongeng inspiratif.
Jenis Jenis Novel Berdasarkan Isi dan Tokoh :
- Novel Teenlit, merupakan novel yang berisi perihal remaja.
- Novel Songlit, merupakan novel yang diambil dari sebuah lagu.
- Novel Chicklit, merupakan novel yang berisi perihal perempuan muda.
- Novel Dewasa, merupakan novel yang berisi perihal dongeng orang dewasa.
Baca juga artikel : 7 Contoh Resensi Novel Terbaru dan Terlengkap !
Unsur Intrinsik Novel
Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai unsur-unsur intrinsik yang terdapat pada novel :
1. Tema
Tema merupakan pokok-pokok permasalahan yang terdapat dalam sebuah dongeng dalam novel yang terlah dibentuk oleh pengarang.
2. Penokohan
Penokohan merupakan pertolongan tabiat atau huruf kepada setiap pelaku dalam sebuah cerita. Para tokoh sanggup diketahui karakternya dari ciri fisik, lingkungan daerah tinggal, dan cara bertindaknya.
3. Alur
Alur merupakan rangkaian-rangkaian kejadian yang membentuk jalannya suatu dongeng dalam novel. Alur dibedakan menjadi dua bagian, yaitu alur maju dan alur mundur.
Alur maju merupakan kejadian yang bergerak secara sedikit demi sedikit berdasarkan urutan kronologis menuju alur cerita.
Alur mundur merupakan rangkaian kejadian yang terjadi lantaran ada kaitannya dengan kejadian yang sedang berlangsung.
Tahap alur mencakup pengenalan, penampilan masalah, pemunculan konflik, puncak ketegangan, peleraian, dan penyelesaian.
4. Gaya Bahasa
Gaya bahasa merupakan alat utama pengarang untuk menjelaskan atau menggambarkan serta menghidupkan dongeng secara estetika. Jenis-jenis gaya bahasa antara lainnya yaitu :
- Personafikasi : Merupakan gaya bahasa yang medeskripsikan macam-macam benda mati dengan cara menunjukkan aneka macam macam sifat-sifat mirip manusia.
- Simile (Perumpamaan) : Merupakan suatu gaya bahasa yang mendeskripsikan sesuatu dengan pengibaratan atau perumpamaan.
- Hiperbola : Merupakan suatu gaya bahasa yang mendeskripsikan sesuatu dengan cara berlebihan dengan maksud menunjukkan imbas yang berlebihan.
5. Latar atau Setting
Latar merupakan penggambaran terjadinya suatu kejadian dalam sebuah dongeng mencakup waktu, tempat, dan suasananya.
6. Sudut Pandang
Sudut pandang merupakan penempatan diri pengarang dan juga cara pengarang dalam melihat aneka macam macam kejadian atau kejadian dalam dongeng yang di paparkannya kepada para pembaca.
7. Amanat
Amanat merupakan pesan yang disampaikan, yang terdapat dalam dongeng dalam sebuah novel.
Baca juga artikel : Inilah Cara Memakai Henna Agar Lebih Tahan Lama !
Unsur Ekstrinsik Novel
500px.comSelain unsur intrinsik, novel juga mempunyai unsur ekstrinsik. Apa saja unsur-unsur ekstrinsik dalam novel ? Berikut ini yaitu penjelasannya :
1. Sejarah atau Biografi Pengarang
Biasanya sejarah atau biografi pengarang sangat besar lengan berkuasa pada jalan dongeng yang terdapat dalam novel.
2. Situasi dan Kondisi
Situasi dan kondisi secara tidak pribadi maupun pribadi akan besar lengan berkuasa kepada hasil karya novel.
3. Nilai-Nilai dalam Cerita
Dalam sebuah karya sastra mengandung nilai-nilai yang sanggup disisipkan oleh pengarangnya. Nilai-nilai itu antara lainnya yaitu :
- Nilai moral, yaitu nilai yang berkaitan dengan budpekerti atau kepribadian seseorang. Entah itu baik ataupun buruk.
- Nilai sosial, yaitu nilai yang berkaitan dengan norma-norma yang terdapat dalam kehidupan bermasyarakat.
- Nilai budaya, yaitu konsep duduk kasus dasar yang sangat penting dan mempunyai nilai dalam kehidupan manusia.
- Nilai estetika, yaitu nilai yang berkaitan dengan seni dan estetika dalam sebuah karya sastra.
Itulah pembahasan singkat mengenai pengertian novel, ciri-ciri novel, struktur novel, jenis-jenis novel, beserta unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam novel. Semoga sanggup menambah wawasan kau mengenai novel.
Terimakasih sudah share artikel ini 🙂
Komentar
Posting Komentar