Kita Memang Saling Mencintai, Namun Haruskah Dengan Pacaran ?

Pacaran – Siapa sih yang tidak kenal dengan istilah pacaran ? Sepertinya kata “pacaran” bukanlah suatu hal yang abnormal lagi bagi para kaula muda negeri ini.


Tapi benarkah pacaran merupakan satu-satunya pembuktian bahwa dua manusia benar-benar saling mengasihi sebelum keduanya menikah ?


Banyak orang yang terjerumus ke dalam konsepsi pacaran. Dimana dua manusia menempatkan diri ke dalam status pacaran yang dijadikan sebagai landasan untuk keduanya saling peduli, memberi dan menerima, serta saling menjaga perasaan satu sama lain. Katanya sih begitu, apakah faktanya mirip itu ?


Berikut ini adalah alasannya:


1. Pacaran itu belum tentu saling mencintai, fakta atau mitos ?


 Siapa sih yang tidak kenal dengan istilah pacaran  Kita Memang Saling Mencintai, Namun Haruskah dengan Pacaran ?
500px.com

Jika kedua manusia bisa saling mengasihi tanpa terlilit oleh status apapun, maka sanggup dipastikan bahwa mereka benar-benar saling mencintai.


Sedangkan kalau kedua manusia mengalami proses pacaran, maka bisa jadi hanya sebuah pelampiasan belaka.


Faktanya berapa banyak orang yang tidak bisa move on ?


Lantas kenapa harus terlintas kata putus kalau saling mengasihi ?


Sehingga bukan mustahil kalau mereka melakukannya hanya alasannya takut kepada status pacaran itu, bukan alasannya takut kepada perasaannya.


Setiap orang mempunyai hak untuk bahagia, tapi apakah kebahagiaan itu harus melewati masa pahit terlebih dahulu ?


2. Pacaran merupakan kebahagian yang hanya sesaat


 Siapa sih yang tidak kenal dengan istilah pacaran  Kita Memang Saling Mencintai, Namun Haruskah dengan Pacaran ?
500px.com

Sebenarnya tanpa harus berpacaran pun, kedua manusia tetap bisa saling mengasihi satu dengan yang lainnya. Dan mungkin akan lebih membahagiakan alasannya keduanya tidak akan terikat oleh suatu konsepsi yang kadang sanggup menjerumuskan.


Pertanyaan yang sama, setiap orang mempunyai hak untuk bahagia, tapi apakah kebahagiaan itu harus melewati masa pahit terlebih dahulu ?


Hati mirip gelas, kalau pecah maka akan sulit untuk disatukan dan kalau bisa tidak akan sama dengan yang aslinya.


3. Cenderung tidak bebas alasannya takut kehilangan si doi


 Siapa sih yang tidak kenal dengan istilah pacaran  Kita Memang Saling Mencintai, Namun Haruskah dengan Pacaran ?
500px.com

Sering kali kita berpikir atau berprasangka si doi bakalan menduakan atau bakal ninggalin kamu. Tapi bersama-sama bukan duduk kasus itu, alasannya orang yang benar-benar mengasihi kau tidak akan meninggalkan kamu.


Padahal kebahagian tidak bersumber dari status pacaran, tetapi perlakuan saling mengayomi. Tapi kalau perlakuannya mengecewakan maka jangan pernah menyesal kalau orang yang kau sayangi tidak lagi menyayangi kau lagi.


Jadi, sehabis membaca ini apakah kau masih mau berpacaran ? Kalau hanya untuk gengsi, coba pikirkan ulang deh ! Karena segala hal yang ada hubungannya dengan orang lain biasanya tidak akan lepas dengan yang namanya aturan karma.


Nah itu ia klarifikasi singkat mengenai “Kenapa harus pacaran ?” Semoga sanggup memperlihatkan motivasi kau untuk move on, atau bahkan kau medapatkan ide dan motivasi dari artikel ini.


Ada pepatah yang menyampaikan “Belajarlah dari kesalahan” oleh alasannya itu marilah kita bersama-sama menjomblo untuk kebahagiaan yang hakiki kelak. Hehe ๐Ÿ™‚


Terimakasih sudah share artikel ini ๐Ÿ™‚



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teks Lomba Pidato Tema Birul Walidain ( Rujukan Terbaik )

Cara Gampang Cek Informasi Gtk/Ptk Peserta Sumbangan Profesi Guru Terbaru

7 Cara Memegang Raket Beserta Kelebihan Dan Kekurangannya !